Menyaksikan Perang Pandan di Bali

Perang Pandan di desa Tenganan di Karangasem, Bali Timur, adalah tradisi kuno yang hanya unik untuk desa Bali yang terawetkan di Bali Timur ini. Juga disebut lokal sebagai ‘mekare-kare’ dan ‘megeret pandan’, Perang Pandan adalah ritual massal yang datang, yang didedikasikan untuk dewa perang dan langit Hindu, Indra, yang melihat duel yang bersahabat antara semua penduduk desa, yang saling bertarung dengan perisai rotan kecil di satu tangan dan sebungkus dedaunan ‘pandan’ berduri di sisi lain.

Acara ini diadakan setiap tahun, mengikuti kalender daerahnya sendiri. Tahun ini, Perang Pandan diadakan pada tanggal 13 Juni dan 11 Juli (tanggal tentatif) di desa Tenganan Pegringsingan dan Tenganan Dauh Tukad.

Tenganan terdiri dari dua dusun, Dauh Tukad (diterjemahkan secara longgar sebagai ‘barat sungai’), dan Pegringsingan. Yang terakhir ini terkenal dengan perhiasan anyaman anyar Geringsing ‘anyaman ganda’, yang dipakai penduduk desa sebagai bagian dari keluarga selama ritual, dan Anda dapat menyaksikan proses pembuatannya di wisata ke Tenganan kapan saja sepanjang tahun.

Selama puncak acara yang secara rutin bertepatan pada bulan Juni dan Juli, arena duel khusus didirikan, rumah-rumah desa dihiasi dengan anggun, dan anak perempuan menaiki ayunan kayu bertenaga besar sebagai bagian dari perayaan tersebut. Di sekitar arena utama ini akan dipenuhi dengan penduduk desa yang bersorak-sorai, mengunjungi para penonton dan fotografer.

Di dalam, anak laki-laki dan pemuda yang berani bergantian berpasangan untuk ‘berkelahi’ satu sama lain, saling menusuk tubuh masing-masing dengan bulu mata dari duri tajam dedaunan – akan ada darah. Namun yang mengejutkan, setiap kontestan tidak menunjukkan rasa sakit. Perisai rotan sepertinya hanya aksesoris belaka.

Luka hanya diobati dengan ramuan, campuran kunyit dan cuka, dan yang secara ajaib membantu mengeringkan luka dalam hitungan menit. Mereka yang memiliki hati yang lemah dapat memilih untuk melihat sorotan lainnya dari desa Tenganan, seperti warung makanan lokal yang menampilkan sederet kue tradisional lezat, atau pembuatan manuskrip daun lontar, kalender ukir dan seni rumit yang disebut ‘prasi’ , dan berbelanja kerajinan tangan yang rumit seperti ukiran kayu dan masker yang diproduksi oleh penduduk desa, atau bahkan berburu sepotong unik ikat ganda buatan lokal (menggunakan teknik yang dikenal sebagai menolak pencelupan) untuk ruang tamu di rumah.

Desa Tenganan hanya berjarak 15 menit dari utara jalan raya Candidasa. Dan banyak hotel di sepanjang pantai Candidasa, seperti Alila Manggis, Candi Beach Resort and Spa, dan Rama Candidasa, sering menyediakan transfer antar jemput, terutama pada acara kalender besar seperti itu, ke desa sebagai bagian dari kegiatan tamu dan pilihan tur mereka.

Hutan Kera Di Bali, Salah Satu Wisata Favorit Di Bali

Hutan Kera Ubud, juga dikenal sebagai Hutan Monyet Suci Padangtegal, merupakan salah satu atraksi paling populer di Ubud; tempat perlindungan hutan alam yang merupakan rumah bagi segerombolan kera ekor panjang abu-abu. Situs ini terawetkan dengan baik berkat program pengelolaan berbasis masyarakat. Hutan ini berlokasi di daerah strategis dekat Pusat Kota Ubud, dan berada dalam jarak dekat dari jalan utama Jalan Hanoman dan nama Jalan Monkey Forest.

Selain menyaksikan monyet-monyet yang bermain-main di habitat aslinya, berayun melalui kanopi, bermalas-malasan di sepanjang jalur atau makan pisang, situs ini menawarkan jalan-jalan sejuk di sepanjang jalur beraspal melalui hutan pala berdaun. Kuil kuno yang indah dengan patung-patung wali yang tertutup lumut juga ada di seluruh hutan.

Mereka yang tinggal di luar Ubud dan datang untuk berwisata sehari biasanya memiliki Monkey Forest Ubud sebagai kunjungan wajib, dikombinasikan dengan sorotan tamasya di Istana Kerajaan Ubud dan berbelanja melalui Pasar Seni Ubud yang luas, semuanya berjarak hanya 10 menit berkendara. .

Apa yang dilihat

Jauh di dalam hutan terletak Pura Dalem Agung Padangtegal ke-14. Tempat menarik lainnya adalah Pura Prajapati, yang didedikasikan untuk pemakaman desa. Sebagian besar peninggalan dan patung berlumut ada di bawah dedaunan lebat dengan sedikit sinar matahari, memberi situs-situs kecil ini nuansa misterius dan kuno mereka.

Akar pohon beringin menggantung di atas tangga naga gelap menawarkan kesempatan foto eksotis. Anda juga dapat menemukan sebuah kuil kuno yang terletak di barat laut hutan Ubud Monkey Forest, yang dikenal dengan Pura Beji, dapat diakses dari tangga dan di samping sungai.

Hutan yang berisi monyet-monyet

Sebagai daya tarik wisata, Monkey Forest Ubud terkenal dengan upaya pelestariannya. Penelitian dan studi secara teratur dilakukan untuk mengamati kebiasaan kesehatan, diet dan pemeliharan monyet.

Meskipun anda mungkin ingin memberikan makanan pada monyet-monyet ini, namun anda sangat tidak disarankan melakukan hal itu. Monyet-monyet disini bisa saja membawa kabur barang-barang anda atau melakukan hal brutal lain, jadi hindari hal tersebut.

Baik untuk diketahui

Ubud Monkey Forest memiliki pemandu lokal dan staf yang siap membantu Anda selama kunjungan Anda. Staf Wana Wenara juga dapat mencoba membantu Anda dengan mengambil kembali ‘barang’ yang dicuri oleh monyet.

Panduan juga merupakan sumber informasi penting tentang signifikansi budaya dan sejarah tentang situs dan kuil di dalam tempat perlindungan. Seperti halnya situs suci di Bali, wanita selama periode mereka tidak diizinkan masuk ke halaman kuil. Tiket masuk umum adalah Rp 40.000 untuk orang dewasa dan Rp 30.000 untuk anak-anak.

Liburan Dengan Paket Wisata Atau Coba Sendiri?

Berlibur masih menjadi hal yang banyak digemari oleh mayoritas orang. Memang diperlukan perencanaan serta biaya untuk dapat berlibur, namun hal ini akan terbayar apabila dapat melaksanakan liburan yang sesuai dengan budget dan tempat yang ingin dikunjungi tidak mengecewakan.

Dari sekian banyak wisata yang ada di Indonesia, dapat dikatakan bahwa Bali masih menjadi salah satu primadona tujuan atau destinasi liburan.

Tak heran memang Bali menjadi primadona, memang sejak dahulu tempat ini sudah dikenal memiliki pantai dan keindahan alam yang sangat indah. Dengan bekal tersebut, Pulau Dewata pun sudah sangat dikenal sejak dahulu bahkan sudah sangat dikenal dipelbagai belahan negara lain.

Berbicara tentang berlibur, tentu berbicara tentang biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk dapat mengunjungi tempat favorit ini. Nah, saat ini sudah banyak jasa paket wisata Bali, dan paket liburan ini memiliki harga yang variatif. Anda tentu dapat berlibur dengan santai karena semua sudah disediakan oleh jasa paket wisata ini, namun harga yang ditawarkan pun tentu harus mengikuti jasa paket wisata ini.

Paket wisata merupakan salah satu alternatif. Tentu anda juga dapat berlibur ke Bali dengan sendirinya, atau tanpa perlu menggunakan jasa wisata. Nah, jika keduanya ini dibandingkan, mana yang lebih baik? berlibur ke Bali dengan paket wisata atau berlibur sendiri saja tanpa paket wisata ?

Berlibur dengan paket wisata

Dengan menggunakan jasa peket wisata, anda sudah dapat mengetahui pengeluaran yang akan keluar. Mulai dari penginapan, akomodasi, transportasi hingga tempat-tempat yang dikunjungi, jasa paket wisata sudah menyediakan semuanya.

Jasa paket wisata tentu mengambil keuntungan karena memang ini adalah sebuah jasa. Namun dengan menggunakan jasa ini, anda tidak perlu terlalu repot-repot untuk memikirkan akomodasi dan transportasi selama berlibur di Bali.

Berlibur sendiri tanpa paket wisata

Jika anda baru pertama kali ke Bali, anda tentunya harus mengumpulkan banyak informasi. Informasi yang harus anda kumpulkan misalnya seperti tempat yang akan dikunjungi, tempat penginapan dan lainnya. Tentu anda harus bekerja ekstra dan harus mencari informasi sendiri, dan ini menjadi lebih sulit, namun bisa jadi ini dapat mengeluarkan biaya yang lebih murah.

Jadi mau menggunakan jasa paket wisata atau tidak, pilihannya ada pada anda dan tentu itu sesuai dengan kebutuhan anda. Selamat berlibur!

Bali Beri Devisa Terbesar Dari Sektor Pariwisata

Tahun 2017 ini, Bali menyumbangkan devisa terbesar untuk sektor pariwisata. Setidaknya 40 persen dari penghasilan devisa Indonesia berasal dari Bali. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Menurut Menteri Pariwisata ini, pertumbuhan dari pariwisata di Bali sangat bagus. Setidaknya 40 persen dari penghasilan devisa negara sektor pariwisata dihasilkan dari Bali dan ini menjadi hal yang sangat baik. Pencapaian ini disampaikan oleh Arief Yahya di Bali saat meresmikan Sanur Village Festival .

Menteri Pariwisata ini juga menargetkan setiap daerah di Indonesia ke depannya akan mendapat setidaknya 15 juta kunjungan dari wisatawan. Dan jika hal ini tercapai, maka devisa pendapat negara dari sektor pariwisata akan menyumbang sangat tinggi.

Pendapatan devisa dari sektor pariwisata sendiri sangat besar dan cenderung lebih mudah untuk dikelola. Dengan pariwisata, maka penghasilan negara dapat dengan cepat didapat dan tidak sulit untuk memejaukan industri ini.

Bali sendiri memang sejak dahulu dikenal menjadi daerah paling potensial dalam memberikan devisa pariwisata. Wisata yang ada di Bali memang sangat menarik dan membuat banyak wisatawan baik dari dalam dan luar negeri tertarik untuk mengunjunginya. Sudah banyak orang-orang terkenal baik dari dalam dan luar negeri berlibur di Bali.

Dengan beragam wisata yang ditawarkan oleh Bali, hingga saat ini tempat ini masih menjadi wisata nomor 1 di Indonesia. Ada banyak tempat menarik yang masih terjaga kealamiannya, serta budaya yang juga masih terjaga dengan baik, hal inilah yang membuat Bali diminati oleh banyak orang selain memang memiliki pantai terindah di Dunia.

Peningkatan wisatawan dari Bali ini sendiri lumrah karena memang ada banyak orang-orang penting dari seluruh dunia yang berlibur disana. Beberapa waktu lalu ada mantan Presiden Amerika Serikat yang berlibur di Bali, dan sebelumnya Raja Arab Saudi, King Salman turut berlibur di Pulau Dewata ini.

Belajar Memahat Hasil Karya Sendiri di Bali

Bali dikenal memiliki kebudayaan yang masih terjaga, dan hal ini pula yang menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan yang berkunjung disana. Selain keindahan alamnya, Bali juga dikenal memiliki banyak hal wisata tradisional yang masih dilestarikan dan menjadi aset penting.

Selain Jogja, Bali merupakan tempat yang dikenal masih memiliki dan menjaga kebudayaan aslinya hingga saat ini. Kekayaan budaya yang dimilliki oleh Bali membuat wisatawan dapat menyaksikan betapa kekayaan budaya yang dimiliki oleh Indonesia, khususnya Bali masih sangat sedap dinikmati meskipun hasil dari kebudayaan yang sudah lalu.

Tari Kecak misalnya, tarian khas Bali ini menjadi salah satu hal yang terbilang wajib harus dinikmati jika berkunjung ke Bali. Tarian khas Pulau Dewata ini memang dapat memukau bukan hanya para pengunjung yang berasa dari daerah lain Indonesia melainkan bagi pengunjung yang datang dari negara lain.

Nah, di Bali, selain dapat menikmati Tari Kecak, anda juga dapat belajar memahat Batu dan Kayu. Jika melihat hasil tangan topeng dan patung dari hasil pahatan orang atau pemahat di Bali tentu kita bertanya-tanya, bagaimana proses pembuatan itu. Dan ternyata anda juga dapat mencoba sendiri untuk memahat hasil karya anda di daerah dari jalan Denpasar ke arah Ubud, tepatnya di Desa Mas.

Di Desa Mas ini, anda dapat mempelajari langsung dari pemahat setempat yang sudah memiliki dan membuat banyak karya pahatan dari Batu maupun Kayu. Anda pun dapat mencoba langsung dan belajar dari ahlinya untuk mencoba membuat karya pahatan pertama anda.

Pahatan untuk membuat Topeng biasanya menjadi yang umum dilakukan oleh pemula yang ingin mencoba membuat karya pertamanya. Lokasi dari Desa Mas sendiri sangat strategis karena berada pada jalan utama Depansar menuju Ubud, dimana kedua lokasi tersebut merupakan lokasi wajib bagi para pelancong yang sedang berlibur dan menikmati wisata di Bali.

Nah, bagi anda anda yang tertarik untuk mencoba memahat hasil karya sendiri, langsung saja mengunjungi Desa Mas dan buat hasil karya mu untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

 

Meluncur di Air Terjun, Ke Aling-Aling Bali Saja

Liburan ke Bali, hal itu mungkin merupakan keinginan mayoritas orang Indonesia untuk bisa setidaknya sekali dalam seumur hidup untuk dapat berlibur di Pulau Dewata yang sudah dikenal bahkan hingga dunia. Memang lokasi Indonesia yang luas membuat beberapa daerah lain yang ingin ke Bali harus mengeluarkan biaya yang besar di perjalanan, selain itu mungkin masih banyak yang berpikir jika berlibur di Bali hanya untuk kalangan yang memiliki ekonomi bagus saja.

Liburan ke tempat Wista Bali sendiri sebenearnya tidak benar jika mahal, jika anda tau lokasi yang ramah kantong, liburan di Bali tidak lagi menjadi hal yang menguras dompet. Yah, itu diluar biaya perjalanan menuju Bali jika teman-teman yang ingin berlibur berasal dari tempat yang jauh untuk ke Bali.

Nah, disini kami ingin merekomendasikan satu tempat liburan murah meriah di Bali, mungkin teman-teman yang nantinya berkesempatan ke Bali dan ingin menikmati liburan di Bali yang murah dapat mengunjungi tempat ini.

Tempat yang kami rekomendasikan ini bernama Air Terjun Aling-Aling. Apa yang istimewa dari Air Terjun ini? Jawabannya adalah, anda dapat berseluncur di Air Terjun! ya benar, di Air Terjun!

Jika biasanya di water boom terdapat tempat untuk berseluncur, itu merupakan hal biasa dan merupakan buatan manusia. Di Air Terjun Aling-Aling, anda dapat berseluncur mengikuti air terjun yang terbentuk alami, anugerah dari Maha Pencipta.

Ketinggian dari air terjun ini sendiri adalah 35 meter, yang memiliki air terjun yang dapat diseluncuri mengikuti air terjun ini. Tentu ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa, dimana anda dapat berseluncur mengikuti air terjun yang berada 35 meter.

Meluncur dari suatu air terjun, tentu pengalaman ini tidak bisa anda dapatkan dibanyak tempat. Air Terjun Aling-Aling menjadi tempat yang menarik karena dapat menawarkan hal tersebut.

Anda yang berlibur ke Bali, sebaiknya harus mencoba meluncur di Air Terjun dan dapatkan keseruan yang tentu tidak akan terlupakan selama berlibur di Bali.

Penginapan-penginapan Ini Wajib Anda Coba Saat di Bali

Penginapan-penginapan Ini Wajib Anda Coba Saat di Bali

Siapapun pasti ingin sekali berlibur ke pulau Bali. Keindahan Pulau Bali pastinya selalu menjadi daya tarik luar biasa bagi para wisatawan baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Sebagai pulau yang eksotis, Bali akan selalu membuat wisatawan ingin kembali lagi ditahun-tahun berikutnya. Biasanya ini selalu dilakukan oleh wisatawan-wisatawan luar negeri yang memang selalu kagum akan keindahan Pulau Bali.

Tentunya kita sudah tahu harus kemana saja selama kita di Pulau Bali. Tapi pernahkah terpikir akan kemana kita menginap selama di Bali? Hotel bintang 5? Bintang 4? Atau kamu mau coba sesuatu yang unik? Tentunya agar kamu tidak cepat bosan selama di Pulau Bali. Adakah? Tentu saja ada, yuk kita lihat daftar penginapan unik yang ada di Bali berikut ini.

Pertama, ada penginapan Le Pirate yang ada di Pulau Nusa Ceningan. Pulau ini masih terletak di sekitar pulau Bali dimana bisa kita tempuh saat kita berada di pantai Sanur. Cukup dengan  membayar 75 ribu perorang, 1 buah speedboat siap mengantar kita menuju pulau terpencil tersebut. Jika kita tilik dari namanya, kita mungkin bisa menebak konsep seperti apa yang diusung oleh penginapan yang satu ini.

Yup karena berada disebuah pulau dan penginapannya berhadapan langsung maka sang pemilik mengambil konsep bajak laut yang tinggal disebuah pulau. Tapi jangan berharap akan menemui penginapan seperti yang kita lihat dikota besar karena Le Pirate ini hanya menyediakan pondok-pondok tradisional untuk kita bermalam dimana atapnya pun terbuat dari atap jerami. Wow unik bukan?

Penginapan-penginapan Ini Wajib Anda Coba Saat di Bali

Kedua, penginapan unik lainnya di Pulau Bali dipegang oleh Brown Feather yang ada di Seminyak. Inilah boutique hotel yang paling top saat ini di Bali. Dimana sang pemilik membuat konsep unik dengan mengajak kita bernostalgia saat masih dijaman dulu. Suasananya pun akan dibuat sama dengan tempo dulu.

Selain melihat keunikan tersebut, yang menjadi andalan dari penginapan ini adalah bentangan sawah yang ada disekitar tempat kita menginap. Dan jika kita mendatangi pertama kalinya, akan terlihat bentuk penginapan dengan jendela-jendela dengan kayu besar serta adanya tumbuhan menjalar didinding penginapan tersebut.

Ketiga, penginapan yang satu ini mungkin lebih unik daripada yang lain. Keunikan juga akan mengalahkan uniknya penginapan lain. Cobalah menginap di Mara River Safari Lodge yang berada di Gianyar Bali.

Penginapan yang satu ini menawarkan konsep menginap seakan kita sedang berada di tengah padang rumput safari, dimana dalam padang rumput tersebut terdapat hewan-hewan buas seperti singa, harimau, macan, badak bahkan ada juga zebra. Kemudian untuk tempat kita menginap, telah disediakan kamar yang memang dibuat sama persis dengan rumah adat dari negara Afrika tapi tentunya ada fasiitas mewah didalamnya. Asyik bukan?

Selain Pantai, Inilah Yang Wajib Anda Nikmati di Bali

Selain Pantai, Inilah Yang Wajib Anda Nikmati di Bali

Kamu pecinta olahraga ekstrim? Artinya kamu sudah pasti pernah merasakan dan mencoba olahraga yang satu ini. Arung jeram atau orang-orang juga suka menamai olahraga ini adalah Rafting. Yup olahraga yang satu ini memang sedang digalakkan oeh pemerintah agar sungai yang selalu kotor oleh banyaknya sampah, bisa dibuat lebih bermanfaat serta lebih baik dalam pengelolaannya. Fungsi dari sungai pun mulai bertambah sejak olahraga arung jeram perlahan mulai populer dimasyarakat. Dan itu juga terjadi di Pulau Bali saat ini. Sungai-sungai dulu yang sering kotor, perlahan membaik sejak olahraga arung jeram digemari oleh wisatawan-wisatawan yang datang ke Pulau Bali. Berikut beberapa tempat asyik di Pulau Bali yang bisa digunakan untuk olahraga tersebut. Dimana saja?

Pertama, dengan jarak tempuh sejauh 12 Km, Sungai Ayung menjadi tempat yang sangat bagus untuk olahraga arung jeram. Lihat saja aliran sungainya yang sangat menantang adrenalin. Dan inilah yang membuat arung jeram di Sungai Ayung menjadi sangat terkenal oleh wisatawan baik lokal maupun luar negeri.

Deburan keras air dari arus sungai yang kencang membuat wajah kita selalu diterpa air dan pastinya tubuh kita akan basah kuyup oleh karenanya. Saking bahayanya, pemulau diwajibkan didampingi oeh instruktur-instruktur yang berpengalaman. Lokasinya di daerah Ubud, Gianyar Bali.

Kedua, bersihnya sungai ini membuat banyak orang sangat suka bermain arung jeram disini. Arung jeram di Sungai Telaga Waja akan menempuh jarak sekitar 16 Km. Walaupun airnya sangat bersih, tapi aliran air disungai ini akan membuat acara arung jeram kita lebih menegangkan dan pastinya adrenalin kita terpompa sampai kepuncak.

Selain Pantai, Inilah Yang Wajib Anda Nikmati di Bali

Saat aliran airnya sedang tenang, cobalah melihat pemandangan alamnya. Sungguh menawan. Hati-hati akan adanya 3 buah air terjun selama kamu berarung jeram disungai ini. Fokuslah, jika tidak, perahu kita akan terguling. Lokasi dari sungai ini ada di Desa Muncan, Karangasem Bali.

Ketiga, lokasi sungai tempat olahraga arung jeram berikut ini dekat dengan lokasi Istana Tampaksiring. Sungai Pakerisan hanya mempunyai jarak tempuh sejauh 4,5 Km. Dimana saat kita melakukan arung jeram disini, tidak ada adrenalin yang sangat tertantang disini.

Artinya, arus sungai Pakerisan ini tidak sederas tempat lain. Walaupun begitu, melakukan arung jeram disungai ini akan memberikan kita kedamaian. Tidak ada suara hingar bingar sepanjang perjalanan. Lokasi dari Sungai Pakerisan ini ada di Tampaksiring, Gianyar Bali.

Ini Daya Tarik Bali Dibanding Wisata Indonesia Lainnya

Ini Daya Tarik Bali Dibanding Wisata Indonesia Lainnya

Pertanyaan diatas mungkin sering ditanyakan oleh banyak orang. Terlebih jika melihat betapa banyaknya animo wisatawan dalam dan luar negeri yang ingin berlibur ke pulau berjuluk pulau dewata ini. Dalam tiap tahunnya, jutaan orang sudah mengunjungi puau Bali dengan berbagai tujuan. Dari sekedar ingin berlibur sampai dengan adanya perjalanan bisnis dipulau nan eksotis tersebut. Tapi apakah pernah kamu mengetahui mengapa pulau Bali ini lebih terkenal daripada ribuan pulau eksotis lainnya yang ada di Indonesia? Banyak faktor yang bisa menyebabkan itu terjadi. Apa saja faktor- faktor tersebut?

Pertama, karena pulau Bali sudah lebih dahulu dikenal oleh banyak wisatawan. Yup, tentu ini sebuah alasan yang sangat logis bisa diterima. Keindahan serta eksotisnya pulau Bali ini memang sudah lama diketahui oleh banyak orang. Apalagi oleh para wisatawan lokal yang pertama kali datang kepulau ini. Karena jaman dahulu, media sosial belum ada maka penyebarannya juga masih sederhana yaitu dari mulut ke mulut.

Siapapun yang pernah kepulau ini, pasti akan menceritakan keindahannya pada orang lain dilingkungan sekitarnya. Dan itu berlangsung sampai mulai masuknya media sosial dalam kehidupan kita saat ini. Media sosial mulai mengambil alih promosi dan membuat pulau Bali lebih dikenal lagi sampai keluar negeri. Pulau lain? Obyek wisata lain baru dikenal saat media sosial merajalela. Inilah alasan mengapa Pulau Bali lebih terkenal daripada tempat wisata lainnya di Indonesia.

Kedua, walaupun keindahan alam di pulau Bali mungkin sama dengan keindahan tempat wisata lainnya seperti Raja Ampat dan lain-lain. Tapi apa yang ada di Bali saat ini memang sudah dirancang sedemikian rupa sehingga kita bisa lihat sudah banyak sekali acara yang sering digelar dipulau tersebut.

Tentunya acara-acara tersebut memang dirancang untuk bisa menarik minat para wisatawan agar mau berlibur kepulau Bali. Berbagai macam festival sering dilaksanakan di Pulau Bali ini. Semakin menarik dan besar event nya, akan semakin banyak wisatawan untuk datang.

Ketiga, dukungan dari pemerintah setempat tentu saja menjadi ha penting yang tidak bisa dipisahkan dari promosi Pulau Bali ini. Banyaknya event-event tersebut sebagian memang dikelola oleh pemerintah daerah di Pulau Bali tersebut. Walaupun ada juga event-event yang memang diselenggarakan oleh pihak ke-3 tapi tentu saja tetap atas ijin pemerintah daerah.

Ini Daya Tarik Bali Dibanding Wisata Indonesia Lainnya

Ini artinya pengelolaan wisata Pulau Bali sudah lebih terstruktur daripada tempat wisata lain. Untuk pergi ke Pulau Bali ini pun sangat mudah jika mau dibandingkan dengan perjalanan yang sulit untuk berlibur ke tempat wisata Raja Ampat di Papua.

Liburan di Bali Saat Nyepi, Lakukan Hal Ini

Liburan di Bali Saat Nyepi, Lakukan Hal Ini

Berlibur tentunya identik dengan yang namanya jalan-jalan. Jalan-jalan dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Tapi bagaimana jika kegiatan tersebut dilarang dalam 1 hari penuh? Tentunya rencana jalan-jalan kita akan menjadi terganggu. Hanya sayangnya kita juga tidak mempunyai kekuatan untuk bisa melawan hal ini. Yup pastinya saat perayaan Hari Raya Nyepi yang selalu berlangsung tiap tahun, pulau Bali yang biasanya ramai akan mendadak menjadi pulau yang mati tanpa adanya kegiatan apapun.

Dan pada tahun ini, perayaan Nyepi akan terjadi pada hari Selasa, 28 Maret mendatang. Dimana semua umat Hindu yang menjadi mayoritas agama di Pulau Bali merayakan Nyepi dengan melakukan tapa brata penyepian atau yang disebut dengan 4 pantangan. Apa saja yang menjadi 4 pantangan tersebut?

Pertama adalah amati karya yang artinya umat Hindu tidak akan bekerja pada hari tersebut. Kedua, adalah amati lelungan yang artinya kita tidak boleh berpergian kemanapun. Ketiga, adalah amati geni yang dilarang untuk menyalakan api pada saat itu. Dan keempat dan terakhir adalah amati lelanguan yang artinya kita tidak boleh untuk bersenang-senang. Ke-4 pantangan tersebut setidaknya harus dilakukan selama 24 jam sejak matahari terbit dan akan berakhir pada hari berikutnya dihari yang sama.

Dan ini juga harus dipatuhi oeh semua orang yang ada di pulau Bali, termasuk oleh para wisatawan. Tentunya ini dilakukan agar kegiatan para wisatawan tidak akan menganggu tapa brata yang sedang dilakukan oleh umat Hindu di Bali. Jadi bagaimana kita menyikapinya saat kita secara kebetulan berlibur saat Hari Raya Nyepi?

Liburan di Bali Saat Nyepi, Lakukan Hal Ini

Pertama, jangan pesan tiket pesawat untuk penerbangan bertepatan dengan hari raya tersebut. Walaupun begitu, pihak dari maskapai dan biro perjalanan juga tidak akan menjual tiket untuk hari tersebut. Mereka akan menyarankan kepada wisatawan untuk melakukan perjalanan sebelum atau sesudah perayaan tersebut.

Kedua, jika kamu menginap di hotel ataupun penginapan, jangan pernah sesekali untuk keluar dari wilayah hotel tersebut. Hari Raya Nyepi identik dengan kesunyian dimana tidak ada yang boleh terlihat orang lalu lalang dijalan raya. Biasanya hotel-hotel akan menyediakan paket-paket Nyepi seperti adanya keas Yoga, berenang ataupun hanya menonton televisi seharian dikamar kita.

Ketiga, karena untuk berjalan-jalan tidak diperbolehkan, maka pastinya untuk membuat keributan, pesta ulang tahun ataupun sejenisnya sudah pasti sangat dilarang keras. Hindari jenis kegiatan yang akan membuat suasana akan lebih ramai dari biasanya. Tapi jika kamu ternyata tiba-tiba menderita sakit yang parah dimana harus dibawa ke rumah sakit, maka kamu harus segera memberitahu kepihak hotel. Dimana mereka akan memanggil ambulan untuk bisa membawa kamu ke rumah sakit terdekat. Ambulan adalah kendaraan satu-satunya yang diperbolehkan ada saat perayaan Nyepi.

Liburan di Bali Saat Nyepi, Lakukan Hal Ini

Keeempat, karena tidak diperbolehkan keluar artinya kamu harus mempersiapkan bekal yang cukup selama 1 hari full untuk kamu makan didalam kamar hotel. Walaupun kamu memaksakan diri untuk keluar, kamu tidak akan menemui satupun toko ataupun rumah makan yang akan buka serta melayani kamu.